Bri Bbri Fokus Bebaskan Umkm Dari Jeratan Lintah Darat

Kirab api PON Papua XX diawali dari area Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Migas Klamono, Kabupaten Sorong, Papua Barat. Lokasi ini merupakan salah satu ladang minyak dan gas yang memiliki sumur tertua yang ada di Indonesia. Dari sumur migas inilah, api alam tersebut melakukan perjalanan udara, darat, maupun danau melintasi jarak ribuan kilometer. Klamono sendiri di tanah Papua termasuk dalam wilayah adat Doberai. Adapun biaya penanganannya sampai 3 persen per transaksi, tergantung nominal pinjaman.

Dan kabar itu bahkan ditujukan untuk pemerintah China sendiri. “Ekosistem ini ingin memastikan terdapatnya penurunan bunga pinjaman. Selama ini, hal ini menjadi konteks hambatan kenapa pelaku usaha ultramikro dan UMKM tidak mendapat pendanaan yang lebih baik,” jelas Erick. Rencana pembentukan holding yang nantinya akan membangun Ekosistem Ultra Mikro di kala pandemi masih melanda Indonesia ini memang tepat.

Ketua Asosiasi UMKM Indonesia , Ikhsan Ingratubun mengatakan, holding ini diharapkan dapat meningkatkan pembiayaan baik bagi UMKM yang sudah bankable maupun yang belum memiliki akses perbankan. Namun, fintech sendiri bisa memasukkan debitur hitam yang wanprestasi ke black list OJK. Hal ini tentunya menjadi masalah utama bila masyarakat berurusan dengan fintech pinjol ilegal. Seharusnya, menurut Pratama, Sistem Layanan Informasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan bisa menjadi solusi.

Emil, nama sapanya, menambahkan, transaksi keuangan syariah baru sekitar delapan persen. Tak hanya itu, warga juga diharap punya kemampuan dalam melakukan perencanaan keuangan yang lebih baik untuk menaikkan perekonomian keluarga. Seminar Literasi Edukasi Keuangan di Bayat tersebut mengangkat tema Bijak Memilih Pembiayaan dengan pembicara utama Johannes Kasiyadi Priyanto selaku Kepala WOM Finance Cabang Klaten. Johannes Kasiyadi mengatakan seharusnya masyarakat desa khususnya di Bayat mampu memilih dan memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan yang sesuai kebutuhan.

Selanjutnya, SM juga mengadukan kejadian tersebut ke Polresta Solo. Gede mengatakan, selain membuka posko pengaduan pihaknya juga mendatangkan psikiater. Hal ini ditujukan untuk mengembalikan mental para korban fintech ilegal.